Akupun bergegas pergi ke kantin karena kampung tengah(perut) sedang tawuran karena dari pagi memang aku belum makan. Bokep China Lagi lagi terdengar suara desisan dari mulut Vani.“Sayang, aku gak tahan ni. Rendi ini terkesan cool. Ya 11 12 lah sama aku. Aku tersenyum melihat salah satu notifikasi tersebut. Sedari td pula ku atur posisi joni agar tdk sesak.Setelah Vani selasai mandi, kami pun duduk berdua di kamarnya. Kadang kita harus bersuara juga” tambah Rendi“santai kuy, gua mah yang penting nilai gua aman, hahahaha” kataku sambil tertawaTak lama kemudian“taraa pesenan sudah diantar” kata rendi yang tiba-tiba muncul di meja kami“anjay, cocok lu jadi pelayan Yo” kataku sambil menepuk pundaknya“eh sopan donk kalau ngomong.






