Dan alangkah terkejutnya aku begitu melihat kontolku yg berlumuran darah dan percikan2 darah yang menempel di tempat tidur Tantia.lalu aku pun bertanya kepadanya, “kamu baru pertama kali ML?”dan dengan sedikit malu malu dia menjawab, ”iya, kamu sayang kan ama aku?”Aku pun menjawab, “iya aku sayang banget ama kamu.”Sewaktu kami membersihkan diri aku memandangi tubuhnya yg indah, mulus, putih, dan dadanya yg berisi, aku berpikir betapa beruntungnya aku bisa ML dengan Tantia. Secara tak sengaja aku memandangi seorang gadis yang bisa dikatakan cantik. Bokep Montok Keluarganya sedang pergi menengok adik bapaknya yang sedang sakit keras.Malam itu dingin sekali, aku permisi untuk pinjam toilet. Kami saling bertatapan, meraba dan membelai. Perlahan tapi pasti kubuka pakaiannya satu persatu sampai akhirnya kulihat Tantia dalam keadaan setengah bugil. Kami saling bertatapan, meraba dan membelai.




















