Aku berdiri, tangan Rini membantuku, lalu dia mengelus-elus jidatku yang disentilnya. Bokep Indo Kardus-kardus di sekitar kami berjatuhan, pandanganku gelap dan sempit, namun kedua pipiku terasa empuk. “Eh rin, tunggu!!” ujarku mengejarnya. Rini berteriak namun tidak jelas terdengar apa bunyinya, aku memainkan pahanya. Rini tersenyum, “udah gak papa kok, makasih ya…” balasnya. Aku mengakngkat celana dalamnya yang basah itu dengan mudahnya, sampai di bagian lutut, aku melepaskan celana dalamnya dari kaki kanannya, sementara sekarang celana dalamnya yang kusut dan basah itu masih berada di betis kirinya. Aku baru lulus kuliah beberapa hari yang lalu, belum diwisuda sih, mungkin lebih tepatnya baru lulus sidang dan tinggal nunggu wisuda. sejak IM3 mensponsori Indonesian Idol ini, kami benar-benar dikerjainSebentar lagi aku diwisuda, namun jadwal yang ketat dari IM3, RCTI maupun Indonesian Idol sendiri membuatku lelah dan tidak sempat untuk mengurus administrasi dll.




















