Akhirnya atas inisiatifku motor kuarahkan ke tempat santap yang memang biasa digunakan muda mudi di kota ini guna berduaan, bukan santap tujuan utamanya.Aku melajukan motorku ke arah warung santap terapung yang lumayan terkenal di kotaku. Motor juga kupacu dengan santai, sampai-sampai waktuku bersamanya di perjalanan dapat lebih lama. Bokeb Motor juga kupacu dengan santai, sampai-sampai waktuku bersamanya di perjalanan dapat lebih lama. Mungkin tersebut juga yang terdapat di pikiran Qiu Qiu, sebab sepanjang perjalanan kami tak tidak sedikit melakukan percakapan Aku juga menyapanya dengan basa basi alakadarnya saja. Mungkin tersebut juga yang terdapat di pikiran Qiu Qiu, sebab sepanjang perjalanan kami tak tidak sedikit melakukan percakapan Motor juga kupacu dengan santai, sampai-sampai waktuku bersamanya di perjalanan dapat lebih lama. Sepuluh menit aku menantikan Qiu Qiu menghampiriku di lokasi parkir motor sekolahku. Dalam perjalanan aku pun beranggapan untuk mengajaknya ke rumahku.“Gimana




















