Semula, Abah tidak mengalami kesulitan untuk membayar cicilan kreditnya karena hasil yang diperoleh Abah dari perkebunannya yang luas dan modern sangat berlimpah. Bokeb Aku pergunakan uang itu untuk biaya pengobatan Abah dan makan sehari-hari. Dia meremas payudaraku dengan lembut sambil memainkan pentilnya. SAYA JUGA KELUARRRRR…”Pak Kusrin tertunduk lemas sambil bertopang pada meja batu dengan kedua tangannya. Sambil terus menikmati setiap tusukan kotol Pak Kusrin di lubang memekku, aku menggosok-gosok dan memilin-milin itilku. Enakkk …Pak,” kataku. Pak Kusrin menyapaku dan meminta aku untuk berhenti sebentar. Saya tidak mau itu. Perlahan-lahan kepala Pak Kusrin berpindah dari dadaku, turun ke perutku dan akhirnya dia menempatkan kepalanya di selangkanganku. Nafas kami memburu cepat, secepat detakan jatung kami.Kami berpelukan dan kembali berciuman selama beberapa menit. Aku berjongkok dan mulai mengulum kontolnya.




















