Awalnya, aku tidak punya feeling apa2 ketika setiap kali ke bank si Bapak ( begitu aku biasa memanggil bos ku ) selalu mengajak ku. Bokep Arab Bapak mencabut penisnya dari vaginaku dan memasukkannya kedalam mulutku. sekali2 aku tangkap matanya sedang berusaha mengintip susuku. Kemudian kami berpelukan..aku duduk dipangkuan Bapak
“pak…tesa masi mau lagi…tesa mau lagi…”rengekku
“iya sayang….kapan aja tesa mau…”jawabnya bijaksana. “Bapak…tesa mau isap penis Bapak….tesa pengen,,,,,”aku mulai berani berinisiatif. Aku berkeringat…basah…
Mataku merem melek…. Dengan sigap Bapak menjilat vaginaku.. Kuciumi bibir Bapak dengan bernafsu.. Aku isap, aku kulum dengan penuh nafsu…sambil sesekali aku jilat batang penis Bapak.. Kuarahkan lubang vaginaku yang merah menganga ke penis bapak. Beberapa menit kemudian…aku merasa ada yg mau keluar dari vaginaku…
Aku mau mencapai klimaksku…
“ah….bapak…terus pak…enak pak…..”
“ahh….ssshh….bapak…tesa sayang bapak….”
“oooh….ahhh….sss…Bapak…tesa mau keluar pak..terus…jangan berhenti pak….ohhh…bapaaaaaaaaaaaaaaaakkkk…enaaakkkk bgt paaaaaaakkk……..”
sesaat aku lemas….aku merasakan kenikmatan yg luar biasa….




















