Nampaknya, sikapku yg tetap menantang membuat dia semakin grogi. Sampai akhirnya, karena Bu Lastri keburu datang, Pak Ilham memberi sinyal.“Besok kamu masuk saja ke kantor saat jam istirahat kedua. Bokep China Karena curiga, kudekati lokasi sepeda terparkir dengan berjalan mengendap.Ternyata sepeda onthel milik Pak Ilham. Aku sudah berharap adegan itu segera terjadi. Dengan wajah lesu Bu Lastri bangkit dan berdiri. Saat itu aku baru sadar bahwa Bu Lastri hendak kamar mandi karena ia membawa pula handuk. Ayolah aku sudah pengen banget,” ujar Pak Ilham menghiba.Entah karena nafsunya sudah sampai ke ubun-ubun, penolakan Bu Lastri tidak membuat Pak Ilham surut langkah. Ia meminta Bu Lastri meneruskan ke kamar mandi dan mengajakku masuk ke ruang tamu rumah dinas penjaga sekolah.“Tolonglah Ton, bapak sebentar lagi pensiun. Kamu mau kan?” kata Pak Ilham membujuk.Jengkel karena dituduh mau mencuri, aku diam tetapi tidak mengiyakan.Hanya kupandangi wajah




















