Lalu akupun duduk di samping ia tidur. Bokep Japan Cuuppp…eehhhh..mmmmhhh… Hampir 5 menit kami berbicara lewat ciuman kami. Setelah ngobrol dan berbasa-basi sebentar dengan mereka, aku pun pamit undur diri kepada si Adni yang diikuti juga oleh semua teman-temanku yang ada disitu.Setelah berada di atas motor, sejenak ku lihat arloji di tangan yg menunjukkan waktu 02.20. Tapi aku takut wi”
Senangnya hatiku mendengar ucapannya. Mana bondan yg gue kenal dulu ?”“Huuuffffttt” Bondan menjawab sambil mengangkat kedua pundaknya yg mengisyaratkan dia tidak bisa menjawab pertanyaanku.“Bondan bondan, move on dong. Sesampainya aku di kamar yg ditunjukkan oleh room boy, ku ketuk pintu kamarnya berkali-kali namun sekalipun tak ada jawaban dari dalam kamar. Tapi tenang besok kita makan-makan di tempat nongkrong biasa, sebagai tanda maaf katanya.” Ucapku pada temen-temen yang ada disitu.“Yaaahhh” sekali lagi mereka kecewa.“Dasar workaholic banget temen kita satu itu” sambung Rina.




















