Pukul 9 lebih sedikit. Aku terperangah malu tertangkap basah seperti itu.“Sori, Mbak!”“Kau bilang sori, tapi terus menatap dadaku. Bokep crot Aku yang membukakan pintu. Mbak Marissa berdiri di situ, dengan tank-top dan celana pendek favoritnya, yang sekarang jadi favoritku juga.“Hei, ada pintu tembus, rupanya!” celetuknya riang. Ia mendekat dan melepaskan tangannya dari dadanya. Kulirik sejenak tanggal lahir Mbak Marissa.Benar, ia berusia 26 tahun. Kebiasaan jelek. Pukul 9 lebih sedikit. Sungguh malam yang luar biasa. Tiba-tiba aku mendengar suara dari belakang rumah. Aku terperangah malu tertangkap basah seperti itu.“Sori, Mbak!”“Kau bilang sori, tapi terus menatap dadaku. Dan seperti biasa, sementara aroma angin menjelang hujan menerpa leher, setiap kali hendak hujan aku selalu teringat masa paling mengasyikkan dalam hidupku.










