Sip. Bokef Tapi kepepet sih, harus cari upa (“cari nasi”) di Jakarta.Tak lama kemudian bis itu datang juga. Dan rasanya mulai sakit sekarang. Tapi perasaan itu, nafsu itu, benar-benar membuat aku tidak tahan …..lenganku terdiam sebentar dari kegiatan menggesek dadanya. Dadanya naik turun, terengah-engah seperti habis lari kencang. Tangan ibu itu masih mengelus pahaku. Kepalaku berputar-putar karena aliran darah yang sangat cepat ke otakku. Aku bisa mendengar degup jantungku di telingaku sendiri. Asap bus benar-benar menyesakkan. Bulu-bulu halus di sekitarnya. Kemungkinan ada di pangkuan si bapak. Mulus tak bercela. Kain jeansnya untungnya kain yang lemas, sehingga aku bisa merasakan tekstur renda BHnya. lagi. Aku terus menggerakkan jariku. Aku kembali mengelus pahanya. Matanya tetap terpejam. Pelan dan sedikit menekan. Pelan-pelan kuelus bukit indah itu, dari tepi ke kanan. Itu berarti sepatu anak itu kena celanaku. Itu berarti sepatu anak itu kena




















