Erik mulai tidak sabar, dan dia memasukkannya dengan kasar. Aku tidak mau kehilangan lagi orang yang kusayangi. Bokep Twitter Kehadiran mereka membuatku setidaknya “lupa” akan kemalangan yang baru saja menimpaku. “Mulai saat ini, aku-lah yang akan merawat dan mengurus Maria. Yang paling menyedihkan adalah, aku sama sekali tidak pernah dikenalkan ataupun berjumpa dengan kerabat ayah maupun ibu. Pintunya terbuka sedikit. Kenapa? Erik melepaskan kemejanya dan celananya, masih memandangiku. Aku pun berteriak lebih keras dari sebelumnya.“Ohh..Maria.”
Aku merasakan tangan Erik meremas pinggulku dengan kuat. Aku pun menunggunya untuk pulang sambil bermain Play Station di kamarku. Dia selalu membelikan baju-baju indah dan boneka porselain untuk dipajang dikamar tidurku. Tiba-tiba, Erik menarik gaunku dengan sangat kasar sehingga menjadi robek. Aku lumayan capek, tapi aku senang. Aku tidak diperbolehkan untuk keluar rumah selain ke sekolah tanpa dirinya.Empat bulan berlalu, rasa sayangku terhadap Erik mulai bertambah.




















