serunya dengan nada marah.Tenang aja Ros, elu duduk aja di sana, nungguin gua..! Ssh.. Bokep China Kalau kamu bersedia nanti saya kasih tambahan uang, lagipula nggak enak menolak tamutamu bos.. ujarku sambil mengajaknya pulang.Kami berdua berjalan melewati ruangan billiard. Oke? Tapi kalau saya kalah terus gimana? Aku sempat berpamitan dengan mereka sebelum aku kembali berjalan menuju pintu keluar saat tiba-tiba salah seorang dari mereka memanggilku..Is.., Temenin kita main dong..! ujar Rosa dengan wajah ketakutan.Udah, nggak apaapa, elu nggak perlu takut.. Kulihat di depanku tertumpuk sejumlah uang pecahan seratus ribu. Kalau kamu bersedia nanti saya kasih tambahan uang, lagipula nggak enak menolak tamutamu bos.. ujarku sambil membalikkan tubuhku.Bisabisa aku telanjang kalau dalam sepuluh game itu aku kalah terus, pikirku dengan sebal. jawabku dengan nada bingung, sebenarnya aku mulai tertarik untuk memenuhi tantangan mereka, dengan harapan aku bisa memenangkan seluruh game, lagipula aku




















