saya keluar dan bergabung dengannya. Bokep Jepang saya juga gak tahu apa Arsen bakal ngijinin, tetapi saya senang seenggaknya bisa bantu Arsen perjuangin capres yang ia bela walau dengan kehormatan kami.“Deal lah teh, saya usahain di TPS kita capresnya pak Arsen menang, entar buktinya nyusul kita bersenang senang ya teh”Sambil tersenyum manis dan cabul, Bondan menggenggam tanganku sambil bilang “Deal!”“Pak Arsen jangan dahulu dikasih tahu yah, nanti shock dia, ini inisiatif teteh aja”“Siap teh, laksanakan.”Saya pun kembali ke rumah dan melanjutkan obrolan cabul dengan Bondan lewat aplikasi wechat. Di rumah saya kalah modis dengan mahasiswi-mahasiwi, tetapi ketika bekerja saya sama modisnya dengan mereka, dengan blazer dan rok ketat atau celana panjang.Tiap pagi saya dan suamiku bekerja dengan mengendarai motor bebek kami, sambil suamiku pergi ke kantor, saya dibonceng dan pulang ke rumah dengan naik angkot. Widi ternyata juga sudah dikasih tahu




















