Ku pikir toh tak ada bedanya kalau aku juga lagi memegang ‘payudaraku’ sendiri. “Masih terasa sakit ya Mbak?” tanyaku, yang tanpa meminta persetujuan darinya mencoba meraba benjolan di dada Mbak Sekar. Vidio Sex Nenek benar-benar terlelap. Tapi aku tak mau berlama-lama. Dulunya, ia bekas istri seorang Ambtenaar, makanya masih sering menunjukkan prilaku layaknya pejabat. Sekilas, Ia memandang, posisi tidurku, dan, seperti tak terjadi apa-apa, mungkin setelah meyakinkan dirinya, bahwa aku tak mengetahui apa yang di lakukannya. Di sini, kembali, kesabaran dan nyali ku pertaruhkan. Temaram lampu teplok yang menempel di dinding dekat meja belajar Mbak Sekar, memberiku cukup sinar menjelajahi ruang pandang yang tergelar di radius satu meter di depanku.




















