Bikin aku horni berat bersamaan dengan rasa takut! Bokep Jepang nghhh… aahhhhhhhhhhh”Aku meringis menahan perih. Air mataku mengalir.“Hahaha… sip, kamu resmi jadi betina kita yang siap disembelih” katanya cengengesan. Dia menyuruhku makan makananku yang belum sempat aku makan. Tapi entah kenapa aku juga horni. Aku mengutuki nasibku kenapa bisa jadi seperti ini. Aku mencoba meronta, tapi apa daya tangan dan kakiku terikat. Begitupun dengan kotoran-kotoran di usus besarku. Aku ingin mengistirahat pikiranku.***Sudah seminggu aku disekap di sini. Dia mengatakan kalau itu bentuk pemujaan terhadap tubuh wanita. Tapi pak Jun mengatakan belum pernah ada yang secantik diriku, dan selama ini tidak ada yang rela pasrah dibunuh. Hal itu membuatku ciut. ughh… Mita sampeeeeeeee.. ‘Lari!!!’Aku ketakutan! Tapi mereka masih belum puas, mereka terus menggerepe-gerepe tubuhku hingga aku berkali-kali orgasme. Kamu mau langsung dibunuh sekarang? Sambil makan dia mengajakku ngobrol.




















