“Nah Non, mbak pamit dulu sekarang. Lalu kami melanjutkan tontonan kami hingga selesai.“Eng.. Bokep Mom Dan aku sungguh berharap ia mau berubah pikiran dan mengurungkan kepergiannya. Melihat situasi itu mbak Siti segera bertindak.“Sabaran sedikit toh kang. Demikian ketetapan dan batasan yg kutanamkan dalam hatiku.“Heegg..peretttnyaa!…” kembali kudengar keluhan mang Narko. Betapa malunya aku sehingga kupejamkan mataku. Kakang sudah ndak kuat lagi!.”Tanya mang Narko buru-buru sambil menoleh pada istrinya.“Lho bagaimana kakang ini?! Nganu! Ngaku saja. “Ya orangnya itu kamuu toh nduk!”jawab Mbak Siti sambil mencubit pipiku gemas“A aaku, mbak?”“Iya kamu. Tak kusangka baru dicocol sedikit tapi nikmatnya sudah seperti ini apalagi jika di masukan semua pikirku saat itu. Selama ini tak pernah satu kalipun aku melihat mereka bertengkar.




















