Entah mengapa aku lantas teringat kembali pada wajah Tante. Ajahku mempunjai satu perusahaan dagang Dan macam-macam andil yang tersebar di banyak perusahaan. Bokep Tante Dada ajah terasa akan pecah. Diluar keinginanku terbatja djuga beberapa artikel. Hanja beberapa hari beliau terbaring ditempat tidur. Djumlah uang itu sangat besar. Diluar keinginanku terbatja djuga beberapa artikel. Sarinem membudjuk:,,Kau anak jang manis Hendra” katanja. .Selelah membatja, Ajah mentjeritakan tentang diri pribadi Tante Nora. Hangat karena ajah meninggalkan harta jang tidak sedikit.Tuan Hartono mengatakan bahwa aku harus meneken surat itu Jang penting ialah mengenai soal dagang. Kata-kata dalam taipan berbunji e bagai berikut:Bila aku meninggal dunia. Mereka menjalamiku sekali lagi Dan tuan Krisna berkata:„Kau seorang anak jang tjerdas.”Lalu mereka minta permisi dan meninggalkan rumah kami.Rumah sunji sepi. Aku mengerti Ini semua menjangkut soal uang.Segera Sarinem masuk kekamarku. Banjak sifat dan wataknja jang menarik pembatja sekiranja dituliskan




















