kulihat bibir keduanya saling menempel erat dan desah nafas mereka berdua terdengar keras memenuhi ruangan itu. Vidio Bokep Bramanto dengan mata tertutup masih kelihatan menunggu dan berharap aku melanjutkan ‘permainanku’ ini dengan sesuatu yg diinginkannya seperti penetrasi penis. Aku balas menyapanya sambil berlalu menuju ruangan kerjaku. Bahkan aku masih merasakan sisa aura mereka di bagian itu. Aku memasuki toilet wanita yg terletak di tempat paling ujung bagian direksi. Ucapan selamat pagi kuterima dari Bramanto , satpam kantor yang bertubuh tinggi besar namun memiliki suara seperti tikus kejepit. Kini kedua matanya menatap-ku dengan tatapan yang sama sekali tidak kusukai. Kontras sama bodinya. “Knock it off..will u,..” kataku sambil bercanda dan mengibaskan tanganku seakan aku tidak begitu tertarik dengan gosip itu. Kurasakan kewanitaanku mulai basah dan aku diselimuti oleh aroma sexual yang tinggi.




















