Aku diam dan memeluk erat tubuh ibu serta melepaskan spermaku. Kuangkattubuh ibu ke atas pangkuanku, walau dia membelakangi tubuhku dan kami sama-sama menghadap ke depan. Link Bokep “Mas aku pipissss….” Desahnya. TBC, kata orang-orang. Aku mendengar ayah melamgkah naik ke rumah. Aku juga melepaskan celanaku. “Ya.. Yang jelas yang bikin aku bunting, kontolmu sendiri,” kata ibu sangat sengit dan ketus, membuat ayah terdiam tak berkutik. “Ada apa, SU?” tanyaku. Sutinah merasa kegelian. Ku peluk ibuku dan kuciumi lehernya. Demikian nasehat dokter. JUga makan. Dia sangat berang dan marah. “Mas… sayanag Suti, kan?” bisiknya. Aku mendengar percakapan mereka. Usia mereka hanya selisih 4 tahun. Tempat tidur kami, hanyaq dibatasioleh tirai kain. Bu ne ikut membantu ya?” katanya menyeret tanganku.




















