Aku serius soal ini. Anak laki-laki itu juga ikutan merokok. Bokep HD Darah seketika muncrat ke mana-mana. Aku tidak menyalahkan pengemis-pengemis yang mencari rezeki dengan mengemis, tapi sekali lagi, aku lebih kagum pada anak itu. Dia punya usaha untuk hidup. Mereka mengeluarkan beberapa barang berupa bubuk yang lumayan kecil, menghirupnya sedikit, lalu tertawa-tawa. Seperti biasa, aku berdiri di tempat ini, di dekat tiang nama jalan yang bertuliskan Jalan Merdeka Raya. Aku kini mulai bingung. Aku mematung di tempatku berdiri. Itu cuma dugaanku. Malam itu tidak hujan tapi bau aspal basah karena hujan tadi sore masih menguar. Aku sudah terbiasa seperti ini. Tiap kali dia berkata begitu, dia selalu menyertakannya dengan merendahkan bahu. Dia terpelanting. Kisah-kisah miris semacam itu sudah jadi makanan sehari-hari.




















