Beberapa teguk air membuatku lebih enakan dan tenagaku mulai pulih berangsur-angsur.“Sudah segar lagi kan Non? Aku memejamkan mata dan mengatur nafas sambil merenungkan dalam-dalam kegilaan yang baru saja kami lakukan, sebuah hubungan terlarang antara seorang gadis dari keluarga kaya dan terpelajar yang cantik dan terawat dengan sopirnya sendiri yang kasar dan berbeda kelas sosial. Bokef Sesekali aku bergidik keenakan kalau kumis pendeknya menggesek putingku yang sensitif. Jangan maksa!” bentakku lagi.“Ayolah Non, cuma sebentar saja kok.. Aku merintih makin tak karuan menyambut klimaks yang sudah mendekat bagaikan ombak besar yang akan menghantam pesisir pantai.Namun begitu sudah di ambang klimaks, dia menurunkan frekuensi genjotannya. Tohir sendiri menyusulku tak lama kemudian, dia menggeram dan makin mempercepat genjotannya.




















