Erik terus berlanjut menciumku, aku bisa merasakan lidahnya memijat lidahku. Bokep Montok Kedua orang tuaku meninggal karena kecelakaan ketika aku berusia 11 tahun. Aku takut dibenci. Dia selalu membelikan baju-baju indah dan boneka porselain untuk dipajang dikamar tidurku. Hatiku terasa sakit dan ngilu. Erik pun menghela napas dan beristirahat sejenak, masih dalam rangkulan wanita itu. Tanpa sadar pipiku bersemu merah.Setelah pesta usai, Erik mengajakku istirahat di kamar hotel. tidak ada satupun yang boleh menyentuhmu tanpa seizin-ku.”Erik memeluk tubuhku yang kecil dengan erat. Setiap kali tubuh Erik menghentak, aku menjerit sekeras-kerasnya. Apa kau kenal dengan anak ini?”, tanyanya. Senyuman misterius menghiasi wajahnya. Hanya saja, aku sudah mempersiapkan hukuman yang tepat untukmu. “Ya Erik..aku adalah milikmu. Aku pun mengenakan gaun berwarna putih yang baru dibelikan Erik. Kedua orang tuaku meninggal karena kecelakaan ketika aku berusia 11 tahun. Pintunya terbuka sedikit.




















