Uhh”-nya Pipit mempercepat proses penggoyangan aku kegelian. Bokeb Bibirnya basah-basah madu. Pipit menyuruhnya memanggilkan ibunya. Hanya ada anaknya yang masih kecil kira-kira 7 tahunan dirumah. Begitu masuk, Ugi yang ternyata sendirian berkata seperti pembawa pesan. Hanya ada anaknya yang masih kecil kira-kira 7 tahunan dirumah. Air kendil seger lho..” begitu dia menyapaku. 3 bulan aku jalani dengan biasa saja. Kadang dirumahnya, saat Bu Murni kepasar, ataupun di kamarku karena memang bebas 24 jam tanpa pantauan dari sepupuku sekalipun. sudah ya Lik..”
Habis berkata begitu Ugi langsung lari ngeloyor mungkin langsung buru-buru mau main dengan teman-temannya. Sedang tentangku sendiri masih berpetualang dan terus berharap ada “Pipit-Pipit” lain yang nyasar ke pelukanku.




















