Andini … menutup matanya menikmati setiap gerakan tangan Pak Rahmat. Bokef Selain itu Andini akan menikah dengan Dodi tunangannya beberapa bulan lagi. Sedang saat itu Pak Rahmat hanya selangkah lagi bisa mengusai Andini. “Ohh… nggak usah bu.. Selama mereka pacaran hanya diisi dengan makan malam dan kadang nonton. Andini sadar dan menahan gerakan tangan Pak Rahmat..“Sudah pak…, jangan lagi pak…” sambil memakai kimononya kembali sedang bhnya telah terjatuh.Pak Rahmat kaget dan ia memandang mata Andini, ada nafsu tertahan, namun ia harus mulai memasang strategi agar Andini kembali bisa ia kuasai.“Maaf bu.., kalau tadi saya lancang.” kata Pak Rahmat. Kedua tubuh manusia itu penuh keringat. Andini … menutup matanya menikmati setiap gerakan tangan Pak Rahmat. Padahal saat itu tanpa di sadari Pak Rahmat telah duduk disamping Andini. “Wah, hujannya deras sekali pak.” kata Andini,
“Bagaimana jika nginap disini saja pak.”
“Ooooo..










