Aku yang sudah terlalu capek, mulai merangkak ke atas kasur di lantai ruang tamu dan aku pun tertidur.Keesokan paginya, aku pun terbangun dengan sebuah mentimun di memekku. Bokep STW Rei pun mulai membungkuk dan mengambil beha dan g stringku yang berserakan di lantai. “Ntar lagi juga pasti datang” jawabnya sambil tersenyum. Aku baru tau kalo mereka itu bermain poker, tapi yang menang bisa menyuruh salah satu dari yang kalah untuk melepas baju. Aku memang sudah biasa dengan kelakuan Rei. Tiap kali mereka mau keluar, mereka segera mencabut kontolnya dan mengeluar kan air mani merek di dalam gelas wine. Empunya kontol itu pun segera mengeluh tertahan dan memegang kepalaku dan memaksaku memasukan kontolnya yang panjang itu ke mulutku.




















