Tak lama kemudian dia kembali lagi sambil membawa 2 kantong kertas yang berisi makanan. Seakan kami tidak rela waktu kembali bergulir, hingga tiba saatnya Andre untuk pulang ke hotelnya.Tapi malam itu aku tidur dengan berjuta mimpi baru. Bokep Live Pagi itu sangat dingin, tapi aku memaksakan diri untuk membuka mataku walaupun sebenarnya ingin tinggal di tempat tidur di bawah selimut yang tebal. Segera aku melemparkan bantal ke arahnya dan dia hanya tertawa. Sebelum aku masuk ke kamar dia memegang tanganku dan berkata, “Sandra kamu malam ini terlihat cantik sekali.” Aku hanya bisa mengucapkan terima kasih dan memberikan sebuah ciuman di pipinya sebagai ucapan selamat malam.Keesokan harinya kami bertemu kembali di tempat parkir dan langsung saling bertegur sapa. Dia masuk ke kantor dan memberikannya kepadaku sembari berkata bahwa aku harus makan. Tanganku membelai bijinya sambil sekali-kali aku menyedot penisnya.




















