Sore hari setelah pulang kerja, Rikky menyuruhku berhias diri dan setelah itu kami berangkat menuju tempat yang dijanjikan sebelumnya, rupanya Rikky mengantarku ke sebuah hotel berbintang.Ketika itu waktu sudah menunjukkan sekitar pukul 20.00 malam. Aku baru bisa menerka-nerka apa aktivitasnya ketika suatu malam, dia memintaku untuk menjual gelang yang kupakai.Ia mengaku kalah bermain judi dengan seseorang dan perlu uang untuk menutupi utang atas kekalahannya, jadi itu yang dilakukannya selama ini. Bokep Asia Bahkan sampai larut malam. “Apa syaratnya, Mas?” tanyaku penasaran.“Rupanya dia menyukaimu, dia minta izinku agar kamu bisa menemani dia semalam saja”, ucap Rikky dengan pelan dan tertahan. Beberapa menit aku rebahan di atas ranjang membuatku mulai bisa menghilangkan rasa pening di kepalaku. Aku tidak pernah menanyakan pekerjaanmu, jadi lebih baik kamu juga begitu”, katanya.




















