Torpedo qu yang sedari kedatangan nya jadi tegang daqn kini mulai terasa pegal , tak terhitung berapa kali aku menelan air ludah. Bokep Jepang bahkan tangannya sudah merangkul leher qu sambil membalas lumatan bibir qu.Lalu saya semakin berani melepaskan Bh nya, sambil mengelus punggungnya. “Enggak boleh…?” katanya sambil tersenyum manis. “Iya, banyak kok mas , biki amida pusing lagi nih ” jawabnya
“Oke deh,Ya sudah, Amida segera ambil bukunya, nanti Mas ajari” pintaku sambil mataku tak berhenti melihat nya.Dengan melihat pesona wajah nya yang cantik dan imut itu . Lalu saya segera ingin lihat tugas nya .“Hmmmm, lumayan sedikit susah juga ya ?? Kemudian saya buka rok osisnya, dan rudal qu segera saya tempelkan pada belahan bokongnya yang baheno itu . saya tekan sedikit dengan tanganku yang menempel di pantatnya. Dan menyemburlah lah spermaku.“ Jrooot…sroooot…crooootttt…srooooot…..crooootttt………”“Ahhh… Oh… Shhh… Amidaii… Ouhhh…”Amida tak kalah semangatnya.




















