Kini sudah menjamahi ke dua paha Sava yang tak tertutup karna celana yang dia pakai sangatlah minim.“SShhhhh,” Sava mulai melenguh, aku hirup dalam-dalam aroma wangi nafas yang berliku diantara wajah.“Aku cinta kamu,” aku berbisik menghentikan sejenak ciuman kami, sama tersenyum dalam pejamannya. AKU RELAAAAAAA !”“Baiklah.”Entah darimana datangnya suara yang menggema di otakku, suara yang berat dan juga dalam. Bokep Tobrut Seluruh gerak tubuhnya terhenti, detak jantungnya terpacu kencang. Gak ada rasa sakit meskipun kepalan tanganku mulai mengeluarkan darah segar.“Siapa saja, gak peduli malaikat atau iblis, silahkan menukar kehidupan Sava dengan nyawaku. Pose-pose yang sangat menawan saat dia melakukan pemotretan, ataupun liukan tubuhnya saat berlenggak lenggok di atas catwalk.Wajahnya selalu berseri-seri, selain karna harus menampakan wajah yang menarik, Sava berseri juga karna senang perolehan point smsnya selalu yang tertinggi dari minggu ke minggu.Ah apa sih yang enggak buat Sava, aku rela menghabiskan




















