“Tenang aja maam.. Bokep Mama Em…rupanya ini yang membuat Mamahku merasa ketagihan dan terasa nikmat di rasakannya. Sungguh sensasi sangat luar biasa yang aku rasakan pertama kali dalam hidupku. “Cerita dong sayang..” katanya membujukku. Di jambak dan di kepal rambut ibuku yang terlihat masih tebal. Rupanya ibu ku yang mempunyai farfum khas yang di pakai jika mau berangkat ke warung remang-remang yang ibu miliki tentu dengan puluhan PSK yang di bimbing oleh ibu ku.“Nak ibu berangkat yah..ooh.. ah.. bukan itu temannya ibu ku..” Kataku mencoba meyakinkan dengan wajah semeringah.Aku takut Rian memperpanjang pembicaraan yang tentu akan menanyakan asal-usul aku dan siapa sebenarnya orang tua ku. “Ok..dah sayangku..” aku pun berdiri sambil ku cium telapak tengannya, seperti layaknya suami istri dan wanita baik-baik mencium tangan sang suami kalau ingin berpamitan kerja hehehe jiaaah…Ia pun melangkah pulang.




















