“Grathil!,” begitu bentaknya sambil menghalau tanganku. Bokep Temaram lampu teplok yang menempel di dinding dekat meja belajar Mbak Sekar, memberiku cukup sinar menjelajahi ruang pandang yang tergelar di radius satu meter di depanku. Selanjutnya, peristiwa mabak Sekar, membuka cakrawala baru pernak-pernik seksualitas. Sebenarnya, perasaan tergila-gila pada seks itu muncul di usia 4 tahun. Malam itu, mendung tebal menggelayut di pekatnya langit. Saat aura kegalauan telah kutuntaskan, aku beranjak ke langkah selanjutnya, yang justru menjadi taget utama misiku malam itu, yaitu melihat bagaimana dan apa yang telah di lakukan nenek di area tempat biasanya dia kencing! Jangan terlalu dekat, nanti rambut Mbak kebakar,” tentu saja ucapannya hanya bercanda, tapi tetap saja aku kaget di buatnya, hingga tak kusadari aku secara reflek menjauhkan lampu teplok itu dari meja.




















